Back To Middle Earth: A Very Predicted Journey

Lebih dari satu dekade lalu kita dibawa oleh seorang Kiwi ke dalam petualangan menakjubkan melalui The Lord of The Rings: The Fellowship of The Ring. Kisah mengenai 9 orang pembawa cincin ini tidak hanya berhasil memukau penontonnya secara visual, namun juga memiliki bobot cerita yang kuat hasil dari naskah sang sutaradara, Peter Jackson bersama kolaboratornya Fran Walsh dan Philippa Boyens berdasarkan buku pertama dari trilogi The Lord of The Rings karya J. R. R Tolkien. Kesuksesan ini dilanjutkan dengan film kedua yang memiliki sub-judul The Two Towers yang menghadirkan salah satu rangkaian adegan pertempuran paling epik dalam sejarah film melalui segmen The Battle of Helms Deep. Peribahasa save the best for last mungkin paling tepat ditujukan pada bagian trilogi ini. The Return of The King tidak hanya sukses secara komersil, namun juga meraih 11 Oscar dalam ajang penghargaan Academy Awards tahun 2004. Rekor ini bertambah manis, karena 11 Oscar tersebut berasal dari 11 nominasi yang didapatkan oleh The Return of The King. Total, ketiga film ini mendapatkan 17 Oscar dan pendapatan hingga mencapai 2.9 Miliar Dollar di seluruh dunia.



